web log free Begini Caranya Meluluhkan hati Pasangan yang Selingkuh
Kotak pencarian
Terlaris Minggu Ini
ilmu-pelet-wajah-ganteng.jpg

Ilmu Pelet Wajah Ganteng

Harga:Rp 375.000,-

Alfalah Darussalam

Akta Notaris No 35 Tgl 14 Oktober 2008, Ijin Operasional No. KD.11.20/5.A/PP.00/2515/08

 

 

Alamat: Jl. Raya Jepara-Semarang Km 21, Sidigede 15/03, Welahan, Jepara, 59464, Semarang, Jawa

 Tengah

 

KONSULTASI

Untuk berkonsultasi dengan Ust. Ajib, silakan konfirmasi ke Customer Service terlebih dahulu

CUSTOMER SEVICE

CS. I (MH. Shodiq)

089 680 708 282
089 680 708 282
089 680 708 282
D4A6D2FA
081 328 131 411
081 328 131 411
membukabatin@gmail.com

CS. II (Mutia)

089 668 981 114
089 668 981 114
089 668 981 114
D42902C8
085 784 305 056
085 784 305 056
membukabatin@gmail.com

Begini Caranya Meluluhkan hati Pasangan yang Selingkuh

KUMPULAN ARTIKEL » Rumah Tangga » Begini Caranya Meluluhkan hati Pasangan yang Selingkuh

Pernikahan merupakan salah satu ibadah yang akan dijalani manusia. Semua orang yang sudah baligh dan berumur dewasa pasti memiliki keinginan untuk menikah. Namun, tidak semua orang siap melangkah untuk menuju pelaminan/pernikahan, ada sebagian orang yang sudah dewasa takut bahkan tidak ingin menikah karena alasan perselingkuhan. Sebagian orang takut menikah karena takut saat mereka menikah nanti, suami atau istrinya selingkuh.

Perselingkuhan merupakan salah satu penyebab paling besar yang muncul dalam rumah tangga hingga berujung perpisahan. Sebenarnya banyak sekali alasan kenapa seseorang berselingkuh. Berikut beberapa faktor yang menjadi penyebab adanya perselingkuhan:

1.    Jenuh/Bosan
Manusia pasti memiliki sifat bosan dan jenuh dalam kehidupan menjalani aktivitasnya sehari-hari. Terutama dalam sebuah hubungan yang sudah terbina dalam waktu yang lama, rasa bosan itu sering muncul. Dengan adanya kebosanan dalam sebuah hubungan ini, bisa membuat seseorang meutuskan untuk berpisah.

2.    Sifat Posesif
Memberikan perlindungan dan perhatian terhadap pasangan Anda adalah baik. Namun, adakalanya tindakan tersebut dilakukan secara berlebihan. Seseorang cenderung bersikap posesif dan over protektif. Semuanya serba diatur dan apa yang dilakukannya harus dilaporkan.

Banyak larangan-larangan yang akhirnya membuat salah satu pihak merasa  tidak nyaman. Kondisi ini meyebabkan seseorang merasa terganggu, karena tekanan ini bisa membuat seseorang selingkuh, untuk mencari ketenangan dengan orang lain.


3.    Pengaruh lingkungan
Dalam kehidupan sehari-hari lingkungan mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam membentuk karakter seseorang. Bila Anda bergaul dengan orang-orang yang pernah atau sedang berselingkuh, maka besar kemungkinan Anda akan memilih jalan untuk berselingkuh bila Anda sedang bermasalah dengan pasangan Anda.


4.    Perekonomian
Tidak ada manusia yang dapat hidup tanpa uang, kecuali orang gila. Dengan uang, Anda dapat memenuhi kebutuhan hidup Anda. Akan tetapi, perlu Anda ketahui bahwa uang bukanlah segalanya. Ada yang bisa dibeli dengan uang, namun ada juga yang tidak bisa dibeli dengan uang.

Mengapa uang bisa menjadi penyebab terjadinya perselingkuhan? Ada 2 hal yang menjadi penyebab terjadinya perselingkuhan karena faktor keuangan, diantaranya:

•    Terlalu Berlebihan
Memiliki uang yang berlebihan bila tidak disertai dengan moralitas yang baik juga bisa menjadi pemicu terjadinya perselingkuhan. Bila seseorang memiliki uang yang lebih dari cukup, semuanya yang dia mau dapat dibeli dan dimiliki, maka salah satu godaan yang paling berat adalah berselingkuh.

Apalagi kalau pasangan hidupnya tidak dapat memberikan yang terbaik, besar kemungkinan akan terjadi tindakan perselingkuhan karena merasa bahwa dengan uang semuanya bisa didapatka, termasuk berselingkuh. Pelaku selingkuh berusaha untuk membeli “cinta” dengan jalan memberikan fasilitas kemewahan kepada selingkuhannya. Bisa berupa uang maupun barang, dengan harapan pasangan selingkuhnya dapat memberikan cinta dan perhatian kepadanya.

•    Kekurangan
Seperti telah dijelaskan diatas, tidak ada manusia yang dapat hidup tanpa uang. Oleh karena itu, bila seseorang dihadapkan pada kesulitan keuangan, maka dia akan berusaha mencari cara agar dapat memenuhi kebutuhan keuangannya. Apalagi jika sudah berumah tangga, dimana banyak sekali kebutuhan rumah tangga yang harus dipenuhi, sementara uang tidak mencukupi.

Ada yang dengan sengaja menjual pasanganya kepada orang lain untuk dijadikan sebagai pasangan selingkuh demi untuk mendapatkan uang. Ada juga yang secara diam-diam melakukan perselingkuhan dengan orang lain demi untuk mendapatkan uang. Oleh karena itu, berhati-hatilah dalam mengelola keuangan Anda, agar tidak terjebak dalam tindakan perselingkuhan.

5.    Pendidikan
Pendidikan memang penting untuk semua orang, agar bisa mengenal huruf, dan baca tulis. Pendidikan dimulai sejak dini. Namun, tidak semua orang bisa melanjutkan pendidikannya, hal terbesar yang menjadi penyebab seseorang tidak bersekolah adalah karena faktor ekonomi yang tidak bisa mencukupi untuk biaya pendidikan.

Ada orang tingkat pendidikannya mulai SD, SMP, SMA bahkan ke perguruan tinggi. Namun, ada juga yang hanya berpendidikan sampai tamat SD saja, dan sebagainya. Semua itu bisa disebabkan karena faktor ekonomi keluarga.

Biasanya dalam memilih suami/istri, pendidikan juga perlu dipertimbangkan, menyetarakan dengan tingkat pendidikan dirinya. Namun, ada juga yang tidak mempedulikan pendidikan dari suami/istrinya. Bisa saja suaminya tingkat pendidikan lebih tinggi/rendah dari istrinya, atau sebaliknya. Hal ini akan menjadi masalah bila pasangannya mempunyai tingkat pendidikan yang jauh lebih rendah, sehingga komunikasi yang terjadi tidak baik.

Karena tidak mendapatkan tempat untuk bertukar pikiran dan berkomunikasi, maka seseorang cenderung akan mencari orang lain yang dapat diajak bertukar pikiran dan dapat berkomunikasi dengan baik. Dengan demikian, maka terjadilah tindakan perselingkuhan.

6.    Agama
Perbedaan agama dapat menimbulkan perbedaan prinsip. Oleh karena itu, hubungan percintaan terutama dalam sebuah rumah tangga, dengan kondisi agama yang berbeda dapat menjadi pemicu munculnya tindakan perselingkuhan karena adanya perbedaan prinsip. Memang, tidak semua pasangan yang berbeda agama pasti melakukan tindakan perselingkuhan. Ini tergantung dari cara menyikapi perbedaan agama tersebut. Sepanjang agama tidak dijadikan sebagai masalah yang mengganggu, maka tidak akan muncul adanya masalah perselingkuhan.

Tindakan perselingkuhan baru terjadi ketika seseorang merasakan adanya ketidak cocokan dalam memandang kehidupan berdasarkan agamanya. Bagi yang sudah berumah tangga, anak menjadi masalah dalam menentukan agama mereka. Perbedaan agama dapat memunculkan adanya konflik.

Masing-masing akan berusaha agar anaknya mengikuti agama yang dianutnya. Karena sering terjadi konfik dalam rumah tangga, maka seseorang cenderung untuk mencari orang lain yang sama agamanya untuk diajak bertukar pikiran. Karena merasa lebih nyaman dan sama dalam prinsip, maka lama kelamaan akan terjadilah tindakan perselingkuhan.

7.    Kurangnya komunikasi
Manusia adalah makhluk sosial yang sangat perlu untuk bersosialisasi dengan sesamanya. Untuk dapat bersosialisasi diperlukan kemampuan berkomunikasi yang baik. Komunikasi yang tidak baik akan menimbulkan masalah dalam bersosialisasi dengan lingkungan pergaulannya.

Demikian juga dalam hubungan percintaan khususnya bagi pasangan yang sudah berumah tangga. Komunikasi merupakan sarana dalam menyampaikan pendapat, perasaan, keluh kesah, bercerita, dan sebagainya. Dengan komunikasi anda dapat berbagi masalah dengan orang lain.

Seseorang yang tidak menemukan kecocokan dalam berkomunikasi akan cenderung mencari orang lain yang dapat memenuhi kebutuhannya tersebut. Hal inilah yang dapat menyebabkan terjadinya tindakan perselingkuhan.

8.    Pekerjaan
Mencari nafkah dan memberikan nafkah untuk keluarga merupakan sebuah kewajiban untuk seorang suami. Namun, ada juga seorang istri yang bekerja untuk membantu meringankan beban suaminya. Terkadang sebuah pekerjaan antar suami dan istri juga menjadi penyebab masalah dalam rumah tangga.

Bisa saja pekerjaan seorang istri lebih baik dan jabatannya lebih tinggi dari suaminya. Hal ini yang akan membuat suatu masalah baru dalam keluarga. Seorang istri merasa suaminya tidak berguna, tidak bisa memberikan nafkah untuk keluarganya, karena gaji istrinya lebih tinggi dari suaminya. Hal ini yang akan membuat seseorang melakukan tindak perselingkuhan untuk mencari pasangan hidup yang bisa menerima apa adanya.

9.    Faktor keturunan
Setiap pasangan yang telah menikah tentunya menginginkan adanya buah hati. Namun, ada seorang pasangan yang sudah berumah tangga hingga bertahun-tahun belum juga memiliki keturunan. Entah karena kesuburan rahim atau sebagainya.

Yang jelas hal semacam ini bisa membuat terjadinya sebuah masalah dalam rumah tangga. Sehingga, suami mencari kebahagiaan diluar agar bisa mendapatkan sebuah keturunan, yaitu dengan berselingkuh.

10.    Adanya tindak kekerasan
Seringkali tindakan kekerasan dalam rumah tangga menjadi penyebab terjadinya perselingkuhan hingga perpisahan. Setiap ada suatu masalah, salah satu atau kedua pasangan melakukan tindak kekerasan, tidak bisa menyelesaikan dengan akal pikiran yang sehat. Misalnya ketika ada masalah, seorang suami berkata sesuatu dan seorang istri menjawabnya, namun suaminya tidak terima dengan perkataan seorang istri, akhirnya suami memukul istrinya.

Hal semacam ini bisa membuat seseorang melakukan perselingkuhan dengan mencari ketenangan bersama orang lain yang bisa membuat dirinya merasa nyaman, harmonis, tidak adanya tindak criminal semacam itu, dan lainnya.

11.    Adanya cinta lokasi
“Witing tresno Jalaran Soko Kulino” sebuah kata-kata yang sering orang jawa ucapkan, yang berarti “Cinta Datang Karena Terbiasa”. Memang benar, dengan terbiasa bersama, bisa timbul benih-benih asmara.

Di lokasi kerja misalnya, seseorang sering bersama dengan rekan kerjanya, entah berdua atau bersama-sama, karena sering bersama, nyambung saat berbicara, ini menyebabkan timbulnya rasa cinta dari diri seseorang, yang akhirnya menjalin sebuah hubungan. Padahal dia telah memiliki seorang suami/istri.

Lantas bagaimana menghadapi istri/suami selingkuh?

Berikut cara menghadapi istri/suami selingkuh yang bisa Anda lakukan:

  1. Tetap Tenang Dan Cari Bukti
  2. Lakukan Tindakan
  3. Tutupi Dan jangan Ceritakan Pada Orang Lain
  4. Berikan Bukti Kesalahan Suami
  5. Tetap Bersikap Bijak
  6. Introspeksi Diri

Selain dengan cara yang telah disebutkan diatas, Anda juga bisa menggunakan Minyak Pengasihan Tarub Jodoh. Minyak ini bukan minyak yang memiliki aliran gaib, melainkan minyak yang telah ditransfer sebuah energi dengan ritual atau bacaan doa-doa dari Ust. Ajib Mustajib, sehingga tidak bersifat musyrik asalkan Anda percaya bahwa semua itu terjadi karena kehendak Allah melalui perantara Minyak Pengasihan ini,

Beberapa manfaat dari Minyak Pengasihan Tarub Jodoh, antar lain:

  1. Memikat hati pasangan Anda yang sering berbuat nakal di belakang Anda. Seperti selingkuh dan menikung Anda
  2. Berpotensi mengembalikan pasangan yang sudah pergi meninggalkan Anda
  3. Memikat hati siapa saja yang Anda inginkan
  4. Menjadikan Anda seolah primadona di depan teman-teman Anda
  5. Menjadikan Anda terlihat lebih menawan di depan lawan jenis Anda
  6. Membuat pasangan Anda tidak lagi berbuat nakal di belakang Anda
  7. Pasangan Anda pun akan selalu merindukan Anda
  8. Bisa juga digunakan untuk sarana dalam membuat pasangan Anda selalu memikirkan Anda
  9. Membuat hubungan Anda dengan pasangan Anda seolah baru saja memulai
  10. Menjadikan Anda dan pasangan Anda senantiasa harmonis dalam situasi apapun
  11. Menyingkirkan berbagai krikil tajam yang biasa datang di sebuah hubungan
  12. Mengikat hati pasangan Anda untuk tetap mencintai Anda
  13. Membuat pasangan Anda menjadi lebih baik dari hari ke hari


Untuk mengetahui lebih jelas dan lengkap, bisa klik DISINI

Artikel Penting Lainnya!

 

 


 

CUSTOMER SEVICE

CS. I (MH. Shodiq)

089 680 708 282
089 680 708 282
089 680 708 282
D4A6D2FA
081 328 131 411
081 328 131 411
membukabatin@gmail.com

CS. II (Mutia)

089 668 981 114
089 668 981 114
089 668 981 114
D42902C8
085 784 305 056
085 784 305 056
membukabatin@gmail.com