web log free Cara Cepat Menghilangkan Pelet dengan Bekas Air Wudhu
Kotak pencarian
Terlaris Minggu Ini
ilmu-pemikat-sisir.jpg

Ilmu Pemikat Sisir

Harga:Rp 300.000,-

Alfalah Darussalam

Akta Notaris No 35 Tgl 14 Oktober 2008, Ijin Operasional No. KD.11.20/5.A/PP.00/2515/08

 

 

Alamat: Jl. Raya Jepara-Semarang Km 21, Sidigede 15/03, Welahan, Jepara, 59464, Semarang, Jawa

 Tengah

 

KONSULTASI

Untuk berkonsultasi dengan Ust. Ajib, silakan konfirmasi ke Customer Service terlebih dahulu

CUSTOMER SEVICE

CS. I (MH. Shodiq)

089 680 708 282
089 680 708 282
089 680 708 282
D4A6D2FA
081 328 131 411
081 328 131 411
membukabatin@gmail.com

CS. II (Mutia)

089 668 981 114
089 668 981 114
089 668 981 114
D42902C8
085 784 305 056
085 784 305 056
membukabatin@gmail.com

Cara Cepat Menghilangkan Pelet dengan Bekas Air Wudhu

KUMPULAN ARTIKEL » Ilmu Pelet, Pengasihan, Mahabbah » Cara Cepat Menghilangkan Pelet dengan Bekas Air Wudhu

Pelet, satu kata yang sudah tidak asing lagi terdengar di telinga kita. Sebuah ilmu yang sering dan umum dilakukan untuk menaklukkan seseorang yang dinilai tidak dibisa ditaklukkan dengan cara yang biasa. Pelet bisa digunakan untuk kalangan umum, baik pria atau wanita. Pelet ini merupakan perbuatan yang dibenci Allah Swt dan di sukai oleh syetan/jin. Jika seseorang sudah terkena ilmu pelet, maka sulit untuk dilakukan pengobatan kepada korban pelet.

Memang benar, dan tanpa di ragukan lagi Allah Swt menurunkan penyakit pasti menurunkan obatnya pula. Untuk mengobati pelet yang memiliki dampak negatif, obatnya sudah Allah ciptakan di ala mini. Ada yang dilakukan dengan cara murni menggunakan bahan-bahan alami. Namun, biasanya sering ditambah dengan doa-doa agar pelet bisa lebih mudah di hilangkan.

Berikut tips atau cara mengobati orang yang terkena pelet dengan cara-cara alami:

 

1. Param Buah Pinang

Menurut para sesepuh, di wilayah Cirebon, jawa barat, pengaruh pelet dapat dinetralkan dengan param yang terdiri dari parutan buah pinang (jambe). Caranya, buah pinang diparut, lalu dijadikan param. Letakkan diatas piring, kemudian membaca ayat kursi maksimum 313 kali.

Jika yang membaca ayat orang yang sudah ahli dibidang ini, cukup dibaca dibawah 170 kali. Sementara itu, untuk pelet kelas rendah,cukup dibacakan ayat kursi 7 kali. Selanjutnya, param pinang itu dibalurkan ke sekujur tubuh orang yang terkena pelet atau dicampur dengan air, kemudian digunakan untuk mandi.

2. Air Cucian Beras

Pelet dapat dinetralkan dengan air cucian beras. Caranya, air cucian beras itu digunakan untuk mandi. Jika jumlah nya terbatas ,dapat dicampur dengan air agar dapat merata keseluruh tubuh.

3. Bekas Air Wudhu

Bekas air wudhu dari orang yang ahli ibadah (yang berakhlak baik) juga dapat digunakan untuk menetralkan ilmu pelet. Caranya, Anda dapat menampung air wudhu tersebut dengan menyediakan ember dibawah orang sholeh yang sedang berwudhu. Selanjutnya, air bekas wudhu itu digunakan untuk mandi orang yang terkena pelet (korban pelet).

4. Berendam di Laut

Cara lain untuk menghilangkan pelet adalah dengan cara mandi atau berendam di air laut. Untuk lebih ampuh, bagi yang muslim, disarankan untuk membaca surah Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan membaca An-Nas dilanjutkan dengan membaca ayat kursi, masing masing dibaca 3 atau 7 kali. Pada saat posisi sudah berendam, bacalah istighfar sebanyak-banyaknya.

Untuk hasil yang lebih maksimal, sempatkan untuk menenggelamkan seluruh anggota badan sambil istighfar sebanyak-banyaknya. Istighfar sambil menyelam itu dapat dilakukan sebanyak 3 kali ulangan. Kalangan mistik meyakini air laut mampu menetralkan pelet yang ampuh sekalipun karena energi-energi negatif itu akan kembali ke alam nya (dasar laut) saat orang yang di ganggunya itu mandi atau berendam dilaut.

5. Berendam di Sungai Tempuran

Bagi yang kediamannya jauh dari laut dan dekat dengan sungai tempuran (2 sungai yang bertemu menjadi satu) dapat juga menetralkan pengaruh pelet dengan mengajak korban mandi atau berendam di sungai tersebut. Pertemuan dua sungai diyakini mengandung energi besar sehingga sering didatangi sambaran petir pada musim penghujan.

6. Air Pangkuan

Air pangkuan juga bisa digunakan untuk menghilangkan pengaruh pelet pada korban, cara paling sederhana yang bisa dilakukan. Caranya, ketika korban pelet itu mandi, suruh dia jongkok dengan posisi kedua paha rapat. Dengan tujuan, jika dia menyiramkan air pada bagian kepala dan anggota badannya, air tersebut atau tepatnya diatas kemaluannya. Gunakan air pangkuan itu untuk membasuh muka. Cara ini efektif bagi orang-orang yang terindikasi terkena pelet yang sering melihat bayangan wajah seseorang yang munculnya bayangan itu dirasa tidak wajar. Air pangkuan diyakini ampuh karena tertampung pada lokasi “pusat kelemahan’’manusia.

Orang yang terkena pelet biasanya tidak pernah mau untuk diajak berobat. Maka dari itu, cara-cara diatas bisa digunakan untuk mengobati korban pelet. Namun, selain itu ilmu pelet juga bisa dihilangkan dengan cara menurut ajaran-ajaran dalam islam yaitu dengan bacaan doa-doa dan ruqyah.

Bagi Anda yang muslim, cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan ilmu pelet adalah dengan bacaan Surat Al-Fatihah, Surat Al-Ikhlas, Surat Al-Falaq dan Surat An Nas, agar bisa dilakukan setiap saat di rumah. Bacaan doa menghilangkan ilmu pelet tersebut dibaca setelah mengerjakan sholat wajib dan bisa ditambahkan dengan dzikir seperti Istighfar, Tasbih, Tahlil dan Sholawat Nabi.

Bacaan doa untuk menghilangkan ilmu pelet diatas merupakan bacaan yang mudah dihafalkan karena sering digunakan di kehidupan Anda dan isi yg terkandung di dalam Surat Al-Falaq dan Surat An-Nas diatas adalah untuk meminta perlindungan kepada Allah Swtdari segala macam godaan dan gangguan syetan baik melalui jin, manusia dan bisikan. Sedangkan untuk Surat Al Fatihah sendiri mempunyai banyak manfaat dan keistimewaan sehingga harus sering dibacakan.

Sedangkan cara lain untuk menghilangkan pelet adalah dengan cara ruqyah, korabn pelet bisa di ruqyah oleh seorang yang ahli dibidang ini, misal oleh Ustadz.

Berikut bacaan yang sering dibacakan untuk melakukan ruqyah:

  1. Bismillah
  2. Surat Al Fatihah
  3. Al Baqarah (ayat 1-5, 163-164, 255, 285-286)
  4. Ali Imran (ayat 18-19)
  5. Al A’raf (ayat 54-56, 117-122)
  6. Yunus (ayat 81-82)
  7. Thaha (ayat 69)
  8. Al-Mukminun (ayat 115-118)
  9. Ash-Shafa (ayat 110)
  10. Al-Ahqaf (ayat 29-32)
  11. Ar-Rahman (ayat 33-36)
  12. Al-Hasyr (ayat 21-24)
  13. Al-Jin (ayat 1-9)
  14. At-Taghabun (ayat 14-16)
  15. Al-Ikhlas
  16. Al-Falaq
  17. An-Nas


Saat dibacakan ayat-ayat ini, apabila dia terkena pelet kelas ringan maka dia merasa lemah pada ujung jarinya, pusing, sesak nafas, sakit perut. Apabila pelet kelas menengah dan kelas berat maka dia akan merasa ingin muntah, memuntahkan makanan yang sudah ada energi pelet. Jika dia merasakan sakit di lambung dan ingin memuntahkan isi perutnya, maka teruskan membaca ayat-ayat Al Qur’an tadi dan hembuskan pada air. Suruh korban pelet untuk meminum air ruqyah tersebut di hadapan ustadznya.

Ciri-ciri muntahan pelet adalah berwarna kuning, merah dan hitam. Jika dia memuntahkan bahan-bahan berwarna itu berarti sihir pelet telah hilang. Namun ada kalanya pelet itu sangat kuat sehingga perlu diteruskan dengan meminum air yang sudah di ruqyah tadi sampai sembuh total.

Usahakan agar pelaksanaan pengobatan ini tidak diketahui oleh orang yang memelet, karena bisa jadi dia akan terus mencoba menyihir korban. Bila perang energi dalam tubuh korban terjadi dalam jangka waktu lama, bisa beresiko mengakibatkan kesadarannya timbul tenggelam, susunan syaraf pusatnya (otak) rusak yang mengakibatkan kegilaan.

Artikel terkait:

Baca artikel menarik lainnya:

 


 

CUSTOMER SEVICE

CS. I (MH. Shodiq)

089 680 708 282
089 680 708 282
089 680 708 282
D4A6D2FA
081 328 131 411
081 328 131 411
membukabatin@gmail.com

CS. II (Mutia)

089 668 981 114
089 668 981 114
089 668 981 114
D42902C8
085 784 305 056
085 784 305 056
membukabatin@gmail.com